Makanan Pemicu Penyakit Asam Urat dan Kolesterol Kambuh

Asam urat adalah radang sendi yang bisa menyebabkan sendi menjadi terasa nyeri, perih, kaku dan bengkak. Penyakit ini disebabkan oleh penumpukan zat yang disebut asam urat dalam darah. Penyakit asam urat berhubungan dengan beberapa masalah metabolisme, salah satu contohnya yaitu kolesterol. Kolesterol diduga bisa meningkatkan atau menjadi faktor risiko berkembangnya penyakit asam urat.

Salah satu cara untuk menjaga kadar asam urat dan kolesterol dalam darah tetap stabil yaitu dengan menjalankan pola hidup sehat seperti menjaga pola makan dan berolahraga secara teratur. Selain itu, hindari makanan yang dapat meningkatkan risiko terkena asam urat dan kolesterol.

Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Asam Urat dan Kolesterol Agar Tidak Kambuh

Beberapa makan yang patut dihindari penderita asam urat dan kolesterol agar tidak kambuh antara lain sebagai berikut:

  • Makanan Laut (Seafood)
    Seafoof atau makanan laut seperti ikan teri, sarden, tuna, makarel dan kerang. Makanan tersebut mengandung puring yang tinggi. Sedangkan lobster bukanlah pilihan yang baik untuk penderita kolesterol tinggi karena kandungan kolesterolnya yang tinggi. Dalam 85 gram lobster terkandung 61 mg kolesterol. Jika lobster tersebut dimasak dengan cara digoreng atau jika Anda mengonsumsi lebih dari satu ekor, tentu tingkat kolesterolnya akan meningkat. Batasi asupan makanan laut agar kadar asam urat dan kolesterol tetap terjaga.
  • Jeroan
    Tidak hanya penderita asam urat saja yang dilarang mengkonsumsi jeroan, tetapi seseorang yang menderita kolesterol tinggi juga sebaiknya hindari jeroan tersebut. Rampela, kikil, babat, hati, ginjal, dll mempunyai kandungan purin yang tinggi dan berkontribusi meningkatkan kadar asam urat. Purin adalah senyawa kimia tertentu dalam beberapa makanan yang akan berubah menjadi asam urat jika pecah. Selain itu, hati juga memiliki kadar kolesterol yang tinggi.

Baca Juga : Obat Herbal Penurun Asam Urat dan Kolesterol

  • Daging
    Penderita asam urat dan kolesterol disarankan untuk membatasi asupan daging, Berbagai jenis daging, terutama daging merah, karena memiliki jumlah kandungan purin dan kolesterol yang tinggi. Jika ingin mengkonsumsi daging merah, dianjurkan untuk membuang lemak yang menempel pada daging. Atau bisa juga mengonsumsi daging putih seperti daging ayam atau kalkun. Namun, perhatikan pula cara pengolahan daging putih tersebut, disarankan untuk membuang kulitnya dan tidak diolah dengan cara digoreng.
  • Alkohol
    alkohol tidak baik untuk penderita Asam urat dan kolesterol. Terlalu banyak mengkonsumsi minuman beralkohol, terutama bir, dapat meningkatkan produksi asam urat hingga menyebabkan serangan asam urat berulang-ulang. Selain itu, bir juga membuat tubuh kesulitan membuang asam urat keluar dari dalam tubuh. Terlebih lagi, minum minuman beralkohol secara berlebihan atau dalam jumlah besar dapat meningkatkan kadar kolesterol dan trigliserida (salah satu jenis lemak) dalam darah.

Agar tubuh tetap sehat dan terhindar dari penyakit asam urat dan kolesterol, jagalah asupan makanan, berolah raga secara rutin dan hindari makanan yang dapat memicu timbulnya penyakit tersebut. Semoga bermanfaat.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *