Mata Minus, Gejala, Penyebab dan Pengobatannya

Mata Minus atau rabun jauh atau dalam istilah medis disebut sebagai miopia adalah suatu kondisi dimana penderitanya kesulitan untuk melihat ke objek atau benda yang jaraknya jauh. Penderita mata minus ketika melihat jarak yang jauh maka penghilatannya akan kabur sulit untuk fokus ke objek. Normalnya, sinar yang direfleksikan dari objek masuk ke mata melalui kornea dan difokuskan oleh lensa mata ke retina. Lensa mata dan kornea akan membiaskan cahaya yang masuk sehingga bayangan objek difokuskan tepat di retina.

Sedangkan pada seseorang yang mengalami mata minus, cahaya yang masuk tidak bisa fokus di retina. Tetapi jauh di depan retina. Kondisi tersebut bisa disebabkan karena kornea terlalu cembung atau panjang bola amta terlalu besar. Sehingga jika Anda mengalami mata minus, pada saat melihat objek atau benda dari jarak yang jauh akan terlihat kabur atau tidak fokus. Tingkat keparahan mata minus ditandai dengan ukurang dioptri (D), keparahan mata minus terbagi menjadi tiga, yaitu rendah (minus 0,5D – 3D), sedang (minus 3D – 6D) dan parah (minus diatas 6D).

Mata Minus, Gejala, Penyebab dan Pengobatannya

http://www.izinberbagi.com/2017/08/pria-ini-meminta-ijin-kepada-ayah.html

Jumlah penderita mata minus semakin hari semakin meningkat, penderitanya muali dari anak-anak, dewasa hingga orang tua dapat mengalaminya. Kondisi mata minus menimbulkan ketidaknyamanan dalam penglihatan seseorang. ketahuilah gejala yang menjadi tanda menderita mata minus, supaya Anda dapat mengatasinya sejak dini.

Gejala Mata Minus

  • Mata terasa tegang
  • Mata terasa lelah
  • Sakit kepala
  • Mata sering berkedip
  • Sering mengucek mata
  • Kesulitan melihat benda dari jarak jauh namun jelas saat melihat dari jarak dekat
  • Memicingkan mata saat melihat sesuatu
  • Perlu duduk dekat papan tulis supaya dapat melihat jelas (miopia pada anak)
  • Ketika menonton televisi harus dekat supaya terlihat jelas

Jika Anda merasakan gejala-gejala diatas, sebaiknya Anda segera memeriksakannya ke dokter mata untuk mengetahui kemungkinan kerusakan pada mata Anda. Semakin bertambahnya usia, maka ketajaman penghilatan akan semakin berkurang. Sehingga menjaga, merawat dan memelihara kesehatan mata sangat penting dilakukan.

Tidak hanya orang dewasa saja, saat ini banyak anak-anak yang sudah mengalami mata minus, sehingga mereka harus memakai kacamata untuk membantu penghilatannya. Segera tangani dengan tepat dan cepat jika anak Anda mengalami miopia supaya tidak bertambah parah dikemudian harinya.

Baca Juga : Walatra Sehat Mata Softgel

Penyebab Mata Minus

Mata minus dapat bertambah parah jika dibiarkan saja tanpa penanganan, perhatian dan pengobatan yang tepat. Penyebab miopia diduga terjadi kebanyakan disebabkan oleh gaya hidup dan faktor keturunan. Berikut ini beberapa penyebab dari miopia:

  • Terlalu lama beraktifitas pada jarak yang terlalu dekat, contohnya bekerja didepan komputer, di depan layar, di depan berkas, di depan mesin, dll. Mata perlu istirahat teratur serta dan rutin supaya tidak terus berkonsentrasi yang intensif dan monoton.
  • Sering membaca buku terlalu dekat, menonton televisi terlalu dekat, bermain video game, main komputer, Handphone. Mata yang sering dipaksakan dapat merusak mata secara perlahan. ketahui jarak aman dalam melakukan aktifitas mata supaya mata selalu tejaga, sehat dan normal.
  • Tinggal ditempat yang sempit atau jarak pandang yang dekat sehingga jarang melihat benda-benda dari jauh. Sehingga otot-otot mata menjadi tidak normal. Aturlah tataruang supaya Anda dapat melihat jarak pandang yang jauh.
  • Kebiasaan buruk yang bisa mengganggu kesehatan mata seperti membaca sambil tiduran, membaca ditempat yang gelap, membaca ditempat yang silau, menatap sumber cahaya secara langsung, dll.
  • Kekurangan gizi yang dibutuhkan mata juga dapat menyebabkan mata menjadi kurang optimal dan rentan mengalami masalah seperti miopia. Cukupi asupan nutrisi yang penting untuk mata seperti Vitamin A dan betakaroten yang dapat Anda temukan dalam buah-buahan dan sayuran.
  • Faktor keturunan juga dapat berpengaruh terhadap terjadinya masalah mata minus. Seseorang yang mempunyai anggota keluarga yang mengalami mipia akan berisiko mengalaminya juga.

Utulah beberapa penyebab terjadinya masalah mata minus yang sering terjadi. Jika Anda tidak ingin mengali hal tersebut, jauhilah dan hindarilah pebebabnya dengan mengetahuinya serta menjaga kesehatan mata supaya mata Anda tetap normal.

Pengobatan Mata Minus

Pengobatan masalah mata minus dapat dilakukan dengan penggunaan alat bantu penglihatan seperti lensa kontak dan kaca mata minus sesuai dengan ukuran dan tingkat keparahan minus. Kaca mata dinilai dapat membantu penderita melihat objek yang tidak dapat dilihat normal oleh penderita. Namun kaca mata tidak menjamin dapat menyembukan mata minus, malahan jika tidak tepat dapat memperparah minus. Selain itu, tindakan operasi juga dapat dilakukan untuk pengobatan mata minus jika penggunaan kaca mata ataupun lensa kontak tidak memberikan kenyamanan dan dampak positif untuk penderita.

Operasi dipilih dengan tujuan untuk mengurangi risiko mata minus. Jenis operasinya beragam, diantaranya LASIK (Laser-Assisted in situ Keratomileusis), PRK (Photorefractive Keratectomy), ataupun implan lensa mata buatan. Tujuannya, untuk membuat penderita miopia dapat melihat lebih jelas tanpa alat bantu (kacamata atau lensa kontak).

obatobatanherbal.org

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *