Obat Lupus yang disarankan Oleh Dokter

Obat lupus yang disarankan oleh dokter – Penyakit lupus adalah penyakit peradangan atau inflamasi yang menyerang sistem kekebalan tubuh atau bisa disebut juga sebagai penyakit autoimun. Disebut demikian karena sistem kekebalan tubuh yang seharusnya melindungi tubuh dari serangan berbagai penyakit justru malah sebaliknya menyerang tubuh penderita lupus. Inflamasi yang sering ditimbulkan oleh penyakit lupus dapat menyerang beberapa organ dan bagian tubuh seperti kulit, darah, sendi, paru-paru, dan jantung.

Penyakit lupus sering juga disebutdengan lupus eritematosus sistemik (LES). Gejala dari lupus yang satu ini sering muncul secara tiba-tiba dan berkembang secara perlahan serta dapat kambuh kapan saja. Gejala yang umum terjadi diantarannya rasa kelelahan yang berlebihan, ruam pada kulit, nyeri persendian, dan lain sebagainya. Pengobatan penyakit lupus dapat dilakukan dengan memberikan beberapa jenis obat-obatan yang berguna untuk mengurangi gejala, mencegah kerusakan organ tubuh serta mencegah penyakit lupus semakin bertambah parah.

Obat Lupus yang Sering disarankan Oleh Dokter

Obat Lupus yang disarankan Oleh Dokter

Dokter akan memilih pengobatan penyakit lupus tergantung dari tanda-tanda serta gejala lupus yang dialami oleh pasien. Dokter kemungkinan akan menyarankan beberapa metode pengobatan seperti:

10 Gejala Penyakit Lupus Pada Orang Dewasa

Obat-obatan yang menghambat peradangan

Jenis obat-obatan anti peradangan mungkin akan diresepkan dokter untuk menghambat peradangan akibat dari penyakit lupus.

  • Obat Anti-Inflammatory Non Steroid (NSAID=Non Steroid Anti-Inflammatory Drugs)
    Jenis obat-obatan seperti naproxen sodium (Aleve) dan ibuprofen (Advil, Motrin IB) yang digunakan sebagai pereda rasa sakit, pembengkakan, serta demam yang terjadi akibat gangguan ini. Efek samping penggunaan NSAID seperti perdarahan lambung, masalah ginjal, serta peningkatan risiko masalah jantung.
  • Aspirin
    Aspirin digunakan sebagai obat untuk meringankan rasa sakit dan juga peradangan pada penyakit lupus. Aspirin dapat menyebabkan efek samping jika digunakan dalam dosis yang tinggi. Namun pada penyakit lupus hanya digunakan dalam dosis rendah dengan tubjuan mengurangi risiko penggumpalan darah serta komplikasi penyakit lupus.

Obat-obatan untuk menekan kekebalan tubuh (Imonusuresan)

Obat jenis ini diresepkan untuk menekan sistem kekebalan tubuh untuk membantu merungankan penyakit lupus yang berat. Obat-obatan yang termasuk imonusuresan seperti azathioprine (Imuran, Azasan), mycophenolate (Cellcept), leflunomide (Arava) dan methotrexate (Trexall). Namun, jenis obat-obatan tersebut mempunyai efek samping yang cukup berbahaya seperti peningkatan risiko infeksi, mual dan muntah, kerusakan hati, penurunan kesuburan, serta peningkatan risiko kanker.

Obat Antimalaria

Jenis obat antimalaria juga dapat disarankan oleh dokter sebagai alternativ untuk mengatasi penyakit lupus dan membantu mengendalikan penyakit lupus. Hydroxychloroquine merupakan salah satu jenis obat yang sering digunakan untuk mengobati penyakit malaria. Obat tersebut berguna untuk meredakan gejala lupus seperti ruam pada kulit, nyeri sendi, dan kelelahan. Namun obat jenis ini mempunyai efek samping seperti sakit perut dan kerusakan pada retina mata.

Obat Kortikosteroid

Jenis obat kortikosteroid adalah salah satu jenis obat untuk mengurangi peradangan atau inflamasi yang cepat dan efektif. Namun dokter akan meresepkan obat ini jika penyakit lupus sudah tergolong parah. Jika lupus yang dialami pasien tergolong parah dokter akan meresepkan obat ini dengan dosis yang tinggi dan akan diturunkan jika penyakit mulai membaik. Efek samping dari obat kortikosteroid diantaranya gangguan berat badan, mudah memar, osteoporosis, tekanan darah tinggi, diabetes, dan peningkatan risiko infeksi.

Obat Rituximab

Rituximab adalah obat yang akan disarankan dokter jika berbagai jenis obat lupus tidak berhasil mengatasi penyakit lupus. Rituximab berfungsi untuk memberantas sel B. Sel tersebut merupakan sel yang bisa memproduksi antibodi yang dapat memicu gejala pada penyakit lupus. Sebenarnya Rituximab merupakan obat yang dikembangkan untuk mengatasi penyakit limfoma, namun ternyata obat ini juga mampu mengurangi gejala lupus. Efek samping yang timbul dari obat ini diantaranya pusing, mual dan muntah, menggigil dan juga demam tinggi, serta muncul adalah reaksi alergi.

Itulah beberapa jenis obat-obatan yang akan diresepkan dokter untuk mengatasi gejala penyakit lupus supaya penyakit tidak semakin bertambah parah. Selain dengan pengobatan medis, saat ini sudah hadir obat herbal lupus yang aman dan efektif serta tidak menimbulkan efek samping sama sekali karena terbuat dari bahan alami yang berkhasiat. G-Sea Jelly Gamat Emas Walatra adalah solusi terbaik untuk mengatasi lupus secara alami. Lihat produk lebih detail DISINI.

obatobatanherbal.org

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *