Penyakit Asam Urat, Gejala, Penyebab dan Cara Mengobatinya

Penyakit asam urat merupakan kondisi yang dapat menyebabkan gejala nyeri yang tidak tertahankan, pembengkakan dan rasa panas di persendian. Meskipun semua sendi di tubuh bisa terkena asam urat, namaun yang paling sering terserang adalah sendi jari tangan, lutut, pergelangan kaki dan jari kaki.

Seseorang yang mengalami serangan penyakit asam urat biasanya akan merasakan perkembangan gejala yang cepat dalam beberapa jam pertama. Rasa sakit bisa berlangsung selama 3-10 hari. Pembengkakan tidak hanya terjadi di sendi, namun juga di daerah sekitar sendi disertai warna kulit yang memerah. Pada tahap ini, penderita dapat tidak mampu bergerak secara leluasa.

Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati Penyakit Asam Urat

Gejala Asam Urat

Sendi tiba-tiba terasa sangat sakit merupakan gejala penyakit asam urat yang sering terjadi. Sering kali penderita penyakit inikesulita untuk berjalan akibat rasa sakit yang sangat mengganggu. Meskipun dapat muncul kapan saja, namun biasanya gejala lebih terasa pada malam hari. Biasanya nyeri berkembang dengan cepat dalam tempo beberapa jam saja. Nyeri hebat ini akan disertai dengan pembengkakan, sensasi panas, serta kemunculan warna kemerahan pada kulit yang melapisi sendi.

Serangan penyakit asam urat umumnya berlangsung dalam kurun 3-10 hari. Saat gejala mereda dan bengkak mengempis, kulit di sekitar sendi yang kena akan tampak bersisik, terkelupas, dan terasa gatal. Meski serangan bisa reda dengan sendirinya, namun kondisi ini tidak boleh diabaikan. Pengobatan harus tetap dilakukan, antara lain untuk mencegah risiko kambuh dengan tingkat keparahan gejala yang meningkat, risiko penyebaran ke sendi-sendi yang lain, dan risiko kerusakan permanen pada sendi.

Penyebab Asam Urat

Gejala sakit dan pembengkakan pada penyakit asam urat disebabkan oleh tusukan kristal-kristal tajam di sekitar sendi yang terbentuk akibat penumbukan zat asam urat. Seseorang yang gemar mengkonsumsi makanan yang menyebabkan peningkatan kadar asam urat dan mengkonsumsi alkohol berlebih akan berisiko tinggi terkena penyakit asam urat. Selain itu, penyakit ini juga rawan dialami oleh orang-orang yang menderita obesitas, diabetes, hipertensi dan penyakit ginjal.

Baca Juga : Obat Tradisional Untuk Menurunkan Asam Urat dan Kolesterol

Cara Mengobati Asam Urat

Beristirahat dengan cukup selama Anda mengalami serangan penyakit asam urat. Angkatlah tungkai Anda dan hindari sendi yang sedang mengalami radang dari benturan. Mengompres sendi dengan sekantong es selama dua puluh menit juga bisa membantu meredakan rasa nyeri. Jangan mengompres lebih dari waktu tersebut dan jangan menempelkan es secara langsung ke kulit karena bisa merusak kulit.

Segera minum obat yang diresepkan oleh dokter begitu Anda merasakan serangan penyakit asam urat. Obat yang umum digunakan untuk meredakan peradangan dan nyeri adalah kelompok obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), seperti indometasin, diclofenac, naproxen, dan etoricoxib.

Pada kasus penyakit asam urat dengan gejala parah yang tidak bisa diredakan dengan OAINS atau colchicine, dokter biasanya akan meresepkan kortikosteroid. Selain dalam bentuk tablet, obat ini juga bisa diberikan dokter dalam bentuk suntik untuk meredakan nyeri secara cepat.

Apabila digunakan dalam dosis rendah dan dalam jangka waktu singkat, kortikosteroid jarang menimbulkan efek samping. Sebaliknya, jika digunakan dalam dosis tinggi dan jangka waktu lama, obat ini berisiko menimbulkan efek samping, seperti otot terasa lemas, kulit mudah memar, penipisan tulang, dan kenaikan berat badan.

Baca Juga : Obat Herbal Penurun Asam Urat dan Kolesterol

Mencegah Serangan Penyakit Asam Urat

Makanan yang mengandung banyak purin dapat meningkatkan kadar asam urat di dalam tubuh dan membuat kita rentan untuk terserang penyakit asam urat. Oleh karenaitu, hindari makan-makanan tersebut. Kurangi berat badan apabila Anda memiliki proporsi tubuh kegemukan (obesitas) karena fisik seperti itu akan membuat Anda rentan terhadap serangan penyakit asam urat. Minum air putih secukupnya tiap hari. Disamping dapat menghindarkan tubuh dari dehidrasi, air juga dapat memperlancar pembuangan asam urat melalui urine sehingga risiko pembentukan kristal menjadi minim.

Demikian penjelasan menganai penyakit asam urat, gejala, penyebab dan cara mengobatinya. Agar terhindar dari penyakit ini, konsumsi makanan yang rendah kadar purinnya dan hindari makanan yang dapat menambah risiko terkena gejalanya. Semoga bermanfaat.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *