Penyakit Bronkitis, Gejala dan Penyebabnya Yang Perlu Diketahui

Anda perlu tahu tentang barbagai penyakit yang sering atau jarang diderita banyak orang, supaya Anda dapat menghindari dan jika sudah terlanjur mengidap penyakit tersebut Anda mempunyai pengetahuan tentang cara menanganinya. Dan tahu kapan harus ke dokter atau bisa ditangani senderi dengan obat-obatan biasa dan tidak perlu kedokter.

Dewasa ini banyak sekali penyakit-penyakit baik kronis maupun ringan yang didirita oleh orang-orang. Anda harus selalu waspada dan sigap untuk melawan penyakit serta menjaga selalu kesehatan supaya tidak terkena penyakit tersebut. Sekarang ini udara sudah semakin tercemar, jadi banyak bermunculan penyakit-penyakit yang berhubungan dengan pernapasa, salah satunya penyakit Bronkitis.

Penyakit Bronkitis, Gejala dan Penyebabnya

Penyakit Bronkitis, Gejala dan Penyebabnya Yang Perlu Diketahui

Mungkin Anda sudah pernah bahkan sering mendengar tentang penyakit bronkitis. Ya, penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang meyerang sistem pernapasa terutama pada paru-paru. Bronkitis adalah penyakit infeksi pada saluran pernapasan yang menyerang bronkus atau saluran pernapasan utama pada paru-paru yang menyebabkan inflamasi atau peradangan pada saluran tersebut.

Penyakit Bronkitis digolongkan menjadi dua jenis, yaitu bronkitis akut dan bronkitis kronis. Penyakit bronkitis akut adalah jenis penyakit bronkitis yang sering dialami, terutama oleh anak-anak dibawah usia 5 tahun. Biasanya bronkitis akut berlangsung selama dua sampai 3 minggu. Sedangkan sedangkan penyakit bronkitis kronis merupakan infeksi pernapasan bronkus yang biasa terjadi pada orang dewasa diatas usia 40 tahun dan berlangsung lama kurang lebih selama tiga bulan serta akan terulang setiap tanunnya.

Gejala Penyakit Bronkitis

Penyakit bronkitis mempunyai gejala yang serupa dengan penyakit flu atau pilek, biasanya ditandai dengan batuk berdahak dan sesak ketika bernapas. Untuk lebih jelasnya berikut gejala-gejala penyakit bronkitis:

  • Batuk berdahak
  • Sakit tenggokan
  • Sesak napas
  • Hidung tersumbat dan beringus
  • Rasa tidaknyaman didada atau terasa sakit
  • Demam
  • Kelelahan

Perhatikan gejala penyakit bronkitis ini, jika gejala tidak kunjung membaik selama lebih dari tiga minggu, Demam dengan suhu tinggi, Batuk yang mengeluarkan darah, mengeluarkan lendir yang berubah warna, susah bernapas. Sebaiknya Anda segera periksakan ke dokter supaya mendapatkan penanganan yang tepat dan dapat mencegah kondisi yang lebih buruk lagi.

Baca Juga :

Penyebab Penyakit Bronkitis

Bronkitis adalah penyakit yang menyerang bronkus pada paru-paru. Bronkus merupakan saluran udara pada sistem pernapasan yang berfungsi membawa udara ke paru-paru dan sebaliknya. Dinging bronkus memproduksi lendir atau mukosa yang berfungsi menahan debu dan partikel lainnya yang dapat mengiritasi supaya tidak masuk.

Ketika bronkus teriritasi oleh virus maka akan menyebabkan infeksi pada bronkus yang disebut bronkitis akut. Infeksi ini menyebabkan iritasi dan peradangan pada bronkus yang dapat menyebabkan bronkus memproduksi lendir lebih banyak dan tubuh berusaha mengeluarkan lendir yang berlebih tersebut dengan cara batuk.

Sedangkan bronkitis kronis umumnya disebabkan karena kebiasaan merokok. Secara pelahan asap rokok dapat merusak bulu-bulu kecil di dalam paru-paru yang biasa disebaut dengan rambut silia yang berfungsi sebagai pembersih debu, iritasi dan lendir yang berlebihan. Kandungan dari asap rokok juga dapat merusak rambut silia dan dinding bronkus secara permanen. Ketika hal tersebut terjadi, maka kotoran dan lendir tidak bisa dikeluarkan dengan normal dan menumpuk di dalam paru-paru yang menyebabkan sistem pernapasan menjadi rentan terserang infeksi.

Faktor Risiko Terkena Penyakit Bronkitis

Ada beberapa faktor risiko yang dapat membuat seseorang terkena penyakit bronkitis, diantaranya:

  • Perokok berat, asap rokok dapat meningkatkan risiko terkena bronkitis
  • Daya tahan tubuh rendah, seseorang denga kekebalan tubuh yang rendah seperti mudah flu dan pilek dapat berisiko terkena bronkitis.
  • Usia, anak-anak, bayi dan lansia lebih berisiko terkena bronkitis
  • Pekerjaan, jika Anda bekerja dalam perusahaan yang berisiko menyebabkan iritasi seperti tekstil atau terpapar asap kimia.
  • Refluks lambung, nyeri pada ulu hati secara terus menerus bisa mengiritasi tenggorokan yang menyebabkan lebih berisiko terkena bronkitis.

Baca Juga :

Pengobatan Penyakit Bronkitis

Untuk pengobatan bronkitis akut umumnya tidak memerlukan penanganan yang serius, bronkitis akut akan sembuh dengan sendrinya tanpa perawata medis dari dokter. Berikut penaganan bronkitis akut:

  • Perbanyak istirahat.
  • Perbanyak minum air, supaya dapat membantu mengencerkan lendir dan memudahkan membuang lendir dari paru-paru.
  • Berhenti merokok dan jauhi asap rokok, merokok bisa memperburuk kondisi bronkitis.
  • Untuk anak-anak bisa berikan campuran madu dan lemon untuk meredakan sakit tenggorokan.
  • Obat batuk, sebenarnya tidak begitu diperlukan karena batuk dapat mengeluarkan dahak atau lendir, namun jika batuk yang parah atau sering dan mengganggu tidur dapat mengkonsumsi obat batuk.

Baca Juga : Obat Bronkitis Untuk Anak dan Dewasa Paling Ampuh

Untuk penanganan bronkitis kronis sebaiknya Anda periksakan kedokter, karena penyakit bronkitis kronis biasanya memerlukan perawatan medis dan mengobatan yang lebih lanjut.

Itulah informasi mengenai penyakit bronkitis, gejala, penyabab dan cara penanganannya yang perlu Anda ketahui. Hindari merokok dan jaga kesehatan supaya dapat terhindar dari penyakit ini, dan segera periksakan ke dokter jika gejala semakin parah atau tidak kunjung mereda dalam waktu lebih dari tiga minggu. Semoga bermanfaat, Terimakasih.

obatobatanherbal.org

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *